When everybody,... I was...
9:19 AM
When everybody was busy preparing for the training,...I was busy making a peace with myself. Hihihi. Kurang ajar ya gw!
life on the net
4:44 AM
I have some friends with many identities on the net. One for the white side and the other for the dark ones. Or maybe I should say OTHERS instead of OTHER.
Here's a question:
What would you do if somehow you found out that your beloved one--not just a casual friend which you do not really have to care about--have OTHER identitieS without you knowing it?
And the IDs are for dark sides. Would you:
a. check on it or them once in a while?
b. obsessed with it or them?
c. ignore them?
d. or else?
The options above are from my personal experience.
Here's a question:
What would you do if somehow you found out that your beloved one--not just a casual friend which you do not really have to care about--have OTHER identitieS without you knowing it?
And the IDs are for dark sides. Would you:
a. check on it or them once in a while?
b. obsessed with it or them?
c. ignore them?
d. or else?
The options above are from my personal experience.
dinner time!
4:11 AM
Kayaknya gw pernah posting soal gw makan di Solo dulu. Waktu itu gw nambah nasi and lauk. Gw makan ayam. Pas itu gw makan bagian favorite gw dari seekor ayam. temjen gw uda pada komentar betapa banyaknya gw makan. Gw uda mulai bete denger komentarnya. I mean,...I was hungry and tired and greedy. So what? Trus yang bikin gw bete adalah, pas gw bayar, gw pelanin lah ngomongnya ke yang jual karena akhirnya gw malu juga.
"Bu, udah. Nasi,...nambah (dengan volume rendah) sama lauknya ini (dengan nunjuk bagian si ayam).
Dan si Ibu pun mengklarifikasi dengan desible yang cukup tinggi bukan hanya untuk kelelawar and anjing, tapi juga untuk semua manusia di warung itu yang kebetulan lagi banyak2nya:
"Oh,...nambah? Pake pantat?"
"Bu, udah. Nasi,...nambah (dengan volume rendah) sama lauknya ini (dengan nunjuk bagian si ayam).
Dan si Ibu pun mengklarifikasi dengan desible yang cukup tinggi bukan hanya untuk kelelawar and anjing, tapi juga untuk semua manusia di warung itu yang kebetulan lagi banyak2nya:
"Oh,...nambah? Pake pantat?"
A great teacher
3:39 AM
"Stlh Dhisa selingkuhin gw ma Andre, dia jadi aneh."
"Anehnya?"
"Ciumannya beda."
"Tor, kok lo g bales sms gw? Lg boker ya?"
"Sory lama balesnya. LIma belas menit gakpapa, kan? Anw, beda gmn?"
"Ya,...adalah. G mngkn gw kasi tau lo cr nyiumnya Dhsa."
"Kasi tau aj, d. Ato lo mau gw cr tau sndr?"
"Setan lo! Aneh aj."
"Beter r worse?"
"Beter."
"And so? What's the problem?"
"Fuck you. Kan ada kmnungkinan dai belajar dr Andre."
"Jgn gd2in mslh. Dr bkep x."
"Ah, elo! Sohib lg bete mlh lo goadin."
"Mslh lo sbnrnya apa sih? Lagian uda diselingkuhn ngapain jg msh lo pliara?"
"Jujur, gw bete aj. Kn lo tau dia "apa2" yg ngajarn gw. Kl sampe gw putusin dia, kn dia bs prktk knowledgenya dia pacaran ama yg lain."
"Wakakakakak. Brarti lo guru yg sukses dong? Banggalah!"
"Kl Dhsa cm perek jalanan, wat the heck! Tp..."
"Dia nyelingkuhin lo ma tmn lo sndr. Dia emang PEREK JALANAN. Sori 2 say."
"Watever!"
"Anehnya?"
"Ciumannya beda."
"Tor, kok lo g bales sms gw? Lg boker ya?"
"Sory lama balesnya. LIma belas menit gakpapa, kan? Anw, beda gmn?"
"Ya,...adalah. G mngkn gw kasi tau lo cr nyiumnya Dhsa."
"Kasi tau aj, d. Ato lo mau gw cr tau sndr?"
"Setan lo! Aneh aj."
"Beter r worse?"
"Beter."
"And so? What's the problem?"
"Fuck you. Kan ada kmnungkinan dai belajar dr Andre."
"Jgn gd2in mslh. Dr bkep x."
"Ah, elo! Sohib lg bete mlh lo goadin."
"Mslh lo sbnrnya apa sih? Lagian uda diselingkuhn ngapain jg msh lo pliara?"
"Jujur, gw bete aj. Kn lo tau dia "apa2" yg ngajarn gw. Kl sampe gw putusin dia, kn dia bs prktk knowledgenya dia pacaran ama yg lain."
"Wakakakakak. Brarti lo guru yg sukses dong? Banggalah!"
"Kl Dhsa cm perek jalanan, wat the heck! Tp..."
"Dia nyelingkuhin lo ma tmn lo sndr. Dia emang PEREK JALANAN. Sori 2 say."
"Watever!"
The Song
8:19 AM
A friend of mine came up with this idea of writing songs for the children. When she heard me playing guitar like an amateur, she asked me if I object if we modify the lyric into another one more suitable for children. Then I said:
"I have several other songs. But not this one, please/"
I was singing "THE FIRST MAN ON JUPITER"
Then I added:
"Too many emotional connections to this one."
"I have several other songs. But not this one, please/"
I was singing "THE FIRST MAN ON JUPITER"
Then I added:
"Too many emotional connections to this one."
Pants Stripping
3:41 AM
We were in the training room and discussing about children in classroom who like to strip down other children's pants. So there were discussions and small laughters but not some stripping down of the participants' pants, off course--not that I didn't want to see that!!!
Many of my friends shared their experience in it. One was very interesting. It came from a dignified lady who is married, I suppose since this was what she said about a teacher experiencing an act of pants stripping in one of her colleague's class:
"She went out of the class looking surprised and came to me. I said:
"What's wrong?"
"She told me that some boys stripped their pants down. And she was SINGLE, so..."
Everyone burst in laugther trying hard to :
1. relate being SINGLE and facing that problem.
2. relate the possibilities of a SINGLE woman seeing things she should be happy seeing--if only those boys were more mature.
Hahahaha.
Many of my friends shared their experience in it. One was very interesting. It came from a dignified lady who is married, I suppose since this was what she said about a teacher experiencing an act of pants stripping in one of her colleague's class:
"She went out of the class looking surprised and came to me. I said:
"What's wrong?"
"She told me that some boys stripped their pants down. And she was SINGLE, so..."
Everyone burst in laugther trying hard to :
1. relate being SINGLE and facing that problem.
2. relate the possibilities of a SINGLE woman seeing things she should be happy seeing--if only those boys were more mature.
Hahahaha.
OK!
4:29 AM
Alhamdulillah,...akhirnya blog gw bisa ganti template. Hope you guys like it. Ada link ke dunia narcis gw juga. Secara gw merasa kurang dikagumi orang. Ya udah gw kagumin a diri gw sendiri. Anw,...thnks mariskova atas ajarannya dengan metode migrain teachingnya. Sudah berhasil. :)
under construction
2:50 AM
Greetings from Jupiter.
This blog is under construction. Please visit this page again later.
Thank you.
This blog is under construction. Please visit this page again later.
Thank you.
Aceh Spesifik!
6:47 PM
Pas gw ke Aceh, gw kan niat bange tuh motoin Bandara Inernational Iskandar Muda nya. Jadinya waktu dianter ama shuttle hotel (yang kebetulan cuma gw), gw minta diturunin di jalan yang menuju airpotnya. Dan berikut ini adalah cuplikan percakapan antara Je and supir shuttle hotel:
J: Bang, turun disini saja saya.
Ss: (mangnya angkot, bang?) Buat apa?
J: Saya mau foto2 airportnya dari jauh dulu.
Ss: Oh, nt aja, bang. Deketan dikit?
J: Gak usa, bang. Disini aja. Biar dapet gambar banyak.
Ss: Gakpapa, bang. Saya tunngguin. Nt abang ambil foto, kalo uda, saya anter lagi ke sana.
J: Gpp, bang. Ditinggal aja. Saya jalan aja.
Ss: Ha??? Masih jauh, bang. Gakpapa, saya tunggu aja.
J: (Jauh????? Bukannya kubah airportnya itu uda deket banget?) Gakpapa, bang. Uda disini aja. Saya juga butuh jalan kaki. Nt abang langsung balik aja.
Ss: Bener bang?
J: Bener.
Ss: Yakin?
J: (Sumpeh deh ni supir menanyakan keyakinan gw???) Yakin.
Ss: Ya udah.
J: Makasi.
Dan akhirnya gw turun. Langsung lah ngidupiin camera and mulai foto2. Ternyata walaupun di digital zoom 3x, masih keliatan kecil. Jalan lah lg gw biar lebih deket. Kok masih kecil ya? Jalan lagi, gw. Dan ternyata, kepercayaan kepada si supir harus lebih gw tingkatin lagi. Ternyata dai bener. Sumpeeeeeeeeeeeeeee masih jauh. And panas pula. Dan bodohnya,....itu terminal kedatangannya. And terminal keberangkatannya masih lebih jauuuuuuuuuh. Panas pulaaaaaaaaaa.
O,...my GOD!!!

Sehari sebelumnya,...gw diajak makan di rumah makan masakan khas Aceh. Namanya ACEH SPESIFIK. LOL. Tapi sumpah makanannya, selain spesifik, enaaaak banget and gratis pula. Tambah2 deh enaknya. Yang unik, tisunya disusun naeeeek keatas, keren deh!
Makanan2nya bikin gw g peduli lagi ma berat badan. Ada tuh ayam yang dimasak sama daun pepaya yang dikeringin banget sampe dehidrasi gt. Tapi enak banget jadinya. Ada juga tuh daun pepaya yang ditumis. Plus udangnyaaaaaaaaaaaaa segede-gede gw!!!
Seru banget. Nyam nyam!





Overall, trip gw ke medan n lanjut ke Acceh was one of a kind. Next destination,...Palembang!
J: Bang, turun disini saja saya.
Ss: (mangnya angkot, bang?) Buat apa?
J: Saya mau foto2 airportnya dari jauh dulu.
Ss: Oh, nt aja, bang. Deketan dikit?
J: Gak usa, bang. Disini aja. Biar dapet gambar banyak.
Ss: Gakpapa, bang. Saya tunngguin. Nt abang ambil foto, kalo uda, saya anter lagi ke sana.
J: Gpp, bang. Ditinggal aja. Saya jalan aja.
Ss: Ha??? Masih jauh, bang. Gakpapa, saya tunggu aja.
J: (Jauh????? Bukannya kubah airportnya itu uda deket banget?) Gakpapa, bang. Uda disini aja. Saya juga butuh jalan kaki. Nt abang langsung balik aja.
Ss: Bener bang?
J: Bener.
Ss: Yakin?
J: (Sumpeh deh ni supir menanyakan keyakinan gw???) Yakin.
Ss: Ya udah.
J: Makasi.
Dan akhirnya gw turun. Langsung lah ngidupiin camera and mulai foto2. Ternyata walaupun di digital zoom 3x, masih keliatan kecil. Jalan lah lg gw biar lebih deket. Kok masih kecil ya? Jalan lagi, gw. Dan ternyata, kepercayaan kepada si supir harus lebih gw tingkatin lagi. Ternyata dai bener. Sumpeeeeeeeeeeeeeee masih jauh. And panas pula. Dan bodohnya,....itu terminal kedatangannya. And terminal keberangkatannya masih lebih jauuuuuuuuuh. Panas pulaaaaaaaaaa.
O,...my GOD!!!
Sehari sebelumnya,...gw diajak makan di rumah makan masakan khas Aceh. Namanya ACEH SPESIFIK. LOL. Tapi sumpah makanannya, selain spesifik, enaaaak banget and gratis pula. Tambah2 deh enaknya. Yang unik, tisunya disusun naeeeek keatas, keren deh!
Makanan2nya bikin gw g peduli lagi ma berat badan. Ada tuh ayam yang dimasak sama daun pepaya yang dikeringin banget sampe dehidrasi gt. Tapi enak banget jadinya. Ada juga tuh daun pepaya yang ditumis. Plus udangnyaaaaaaaaaaaaa segede-gede gw!!!
Seru banget. Nyam nyam!
Overall, trip gw ke medan n lanjut ke Acceh was one of a kind. Next destination,...Palembang!
TTT
12:06 AM
Gw pernah denger ada Terapi Tanda Tangan. Kan katanya di dunia psikologi kita bisa ngeramal kepribadian seseorang lewat tanda tangannya. Nah, tanda tangan gw pernah diramal sama seorang yang tau masalah gituan. let me first explain tanda tangan gw.
Secara garis besar, tanda tangan gw itu naik ke atas. Gw kalo tanda tangan n(dulu) mulai dengan satu garis yang menuju ke atas, terus ngebentuk tanda bintang, trus ada garis melengkung ke bawah yang gw ulang tiga kali, gw ulang tiga kali, gw ulang tiga kali, trus garis yang semakin ke atas lagi (uda kebayang tanda tangan gw kayak tiang ya?). Bis itu gw tambahin dua garis vertikal di ujung akhir, lingkaran kecil di di atas garis lengkung pertama and panah di awal garis. Pas dianalisa, temen gw bilang kalo gw itu punya high expectation. Jadi kalo gak dapet, gw betenyaaaaaaaaaaaaaa minta ampun! Temenn gw nyaranin gw ngerubah tanda tangan itu.
"Diturunin, Je."
Nurutlah gw. sekarng tanda tangan gw uda gak naek2 lagi. Apakah berhasil? MMmmm lumayan.
Yang ada gw keterusan menganalisa tanda tangan gw. Gw pikir gw harus ngilangin itu tanda panah biar gw gak keterusan fokus ke masa lalu. Akhirnya gw lakuin itu lah. Nah, sekarang uda ada dua perubahan di tanda tangan gw. Kira2 apa lagi ya yang "rusak" di diri gw yang bisa dijelasin n diperbaikin lewat tanda tangan gw. Jangan2 kalo banyak yang rusak, gw ganti seua tanda tangan gw. Trus nt KTP gw g berlaku lagi deh. Hehehe.
How does your signature look like? :)
Secara garis besar, tanda tangan gw itu naik ke atas. Gw kalo tanda tangan n(dulu) mulai dengan satu garis yang menuju ke atas, terus ngebentuk tanda bintang, trus ada garis melengkung ke bawah yang gw ulang tiga kali, gw ulang tiga kali, gw ulang tiga kali, trus garis yang semakin ke atas lagi (uda kebayang tanda tangan gw kayak tiang ya?). Bis itu gw tambahin dua garis vertikal di ujung akhir, lingkaran kecil di di atas garis lengkung pertama and panah di awal garis. Pas dianalisa, temen gw bilang kalo gw itu punya high expectation. Jadi kalo gak dapet, gw betenyaaaaaaaaaaaaaa minta ampun! Temenn gw nyaranin gw ngerubah tanda tangan itu.
"Diturunin, Je."
Nurutlah gw. sekarng tanda tangan gw uda gak naek2 lagi. Apakah berhasil? MMmmm lumayan.
Yang ada gw keterusan menganalisa tanda tangan gw. Gw pikir gw harus ngilangin itu tanda panah biar gw gak keterusan fokus ke masa lalu. Akhirnya gw lakuin itu lah. Nah, sekarang uda ada dua perubahan di tanda tangan gw. Kira2 apa lagi ya yang "rusak" di diri gw yang bisa dijelasin n diperbaikin lewat tanda tangan gw. Jangan2 kalo banyak yang rusak, gw ganti seua tanda tangan gw. Trus nt KTP gw g berlaku lagi deh. Hehehe.
How does your signature look like? :)
Tomorrow Today: The Database
10:52 PM
This posting is related to the posting entitled “And Now,…I Know.” Below are some parts of it.
Am I not the luckiest man alive for having a best friend the youngest scientist in America? I got a chance to try out new gadgets he was working on at home. He did it purposely. He chose to bring his work home until everything is ready then brings it to the office. It’s because he was afraid that his ideas can be stolen by his so-called fellow competitor researchers.
At that time he was working on two gadgets. The first one was mood detector and the other was feeling enhancer. They were incredibly small. Welcome to the year of 2020 where big technology comes half the size!
…..
The Database
After I broke up with my girlfriend,well,..y ex-girlfriend, I turned ugly. It was because of that stupid feeling enhancer thing. I hadn’t been able to forgive myself for what I did. Luckily y scientist friend—Jeff—had forgiven e. why shoudn’t he? At least he got the chance to know that his gadgets worked well. My relationship was the proof.
That night I was in his room playing his guitar. I was singing stupid love songs—love songs are stupid unless you are in love! He seemed to get annoyed and took his eyes of his gadgets.
“You gotta stop this, really. It is irritating that you play those stupid love songs!”
So at least I know that Jeff wasn’t in love either.
“Help me!”
“I am helping myself, actually. Come here tomorrow at eight.”
“Why tomorrow? Why not now?”
“Coz you are leaving now.” He got my bag and handed it over to me.
I stood up fro the window and said:
“Tomorrow, ok. Catch you later, bud!”
Then I left and headed straight home waiting until eight the next day.
California, 08:00 pm, the next day
I knocked at Jeff’s door only to find him shouting:
“Come on in!”
I did as I was shouted at and he directly approached me with something in his hand.
“OK, let’s try this.” He showed what I first thought of a calculator. But of course,..half the size.
“What’s this?”
“It’s a damn good gadget which I was really sorry for not creating! Doug created it. Shit!”
Doug was his best competitor.
“I hate the fact that he used simple things from the past and made it advance. It’s basically a database of everyone in the world.
“And how is that possible?”
“Na,..trust me, I do not want to tell you that he came up with this cheap finger print ID in 2015 that all stores and other public places could afford. You see, the finger print can be a very good source of personality recognition. I really do not have time to tell you all this.”
“You just did. Thanks anyway. So, let’s get it on. All you need is to put your finger right over here” He pointed a red glass surface that blinks after he click on a panel.
“After that?”
“Give it a sec and there will be menus appearing. It’s like a query. It can be “Carrer opportunities, Lucky number and the one you need is…Love Match! Go on,..start!”
I pressed y thumb on the blinking glass and then the menus appeared. I entered “LOVE MATCH” and there was an instruction that I had to press some numbers. I did all that and then there was a notification for me to wait 60 seconds.
“Why sixty seconds?”
“Aw, c’mon, Maulana!! It detects E-V-E-R-Y-O-N-E’s personality. You gotta give it a break.”
“OK, but then what is going to appear on the screen?”
“Well,..it analyzes your personality and your expected or admired personality. Basically it will show a name of a person and her current location.”
“Cool!!! I can’t wait!”
“Well, not very long. Let’s do the countdown….now!”
“5, 4, 3, 2 ….1!”
“Maulana Surya Antara. CALIFORNIA. 00.
-Je-
Am I not the luckiest man alive for having a best friend the youngest scientist in America? I got a chance to try out new gadgets he was working on at home. He did it purposely. He chose to bring his work home until everything is ready then brings it to the office. It’s because he was afraid that his ideas can be stolen by his so-called fellow competitor researchers.
At that time he was working on two gadgets. The first one was mood detector and the other was feeling enhancer. They were incredibly small. Welcome to the year of 2020 where big technology comes half the size!
…..
The Database
After I broke up with my girlfriend,well,..y ex-girlfriend, I turned ugly. It was because of that stupid feeling enhancer thing. I hadn’t been able to forgive myself for what I did. Luckily y scientist friend—Jeff—had forgiven e. why shoudn’t he? At least he got the chance to know that his gadgets worked well. My relationship was the proof.
That night I was in his room playing his guitar. I was singing stupid love songs—love songs are stupid unless you are in love! He seemed to get annoyed and took his eyes of his gadgets.
“You gotta stop this, really. It is irritating that you play those stupid love songs!”
So at least I know that Jeff wasn’t in love either.
“Help me!”
“I am helping myself, actually. Come here tomorrow at eight.”
“Why tomorrow? Why not now?”
“Coz you are leaving now.” He got my bag and handed it over to me.
I stood up fro the window and said:
“Tomorrow, ok. Catch you later, bud!”
Then I left and headed straight home waiting until eight the next day.
California, 08:00 pm, the next day
I knocked at Jeff’s door only to find him shouting:
“Come on in!”
I did as I was shouted at and he directly approached me with something in his hand.
“OK, let’s try this.” He showed what I first thought of a calculator. But of course,..half the size.
“What’s this?”
“It’s a damn good gadget which I was really sorry for not creating! Doug created it. Shit!”
Doug was his best competitor.
“I hate the fact that he used simple things from the past and made it advance. It’s basically a database of everyone in the world.
“And how is that possible?”
“Na,..trust me, I do not want to tell you that he came up with this cheap finger print ID in 2015 that all stores and other public places could afford. You see, the finger print can be a very good source of personality recognition. I really do not have time to tell you all this.”
“You just did. Thanks anyway. So, let’s get it on. All you need is to put your finger right over here” He pointed a red glass surface that blinks after he click on a panel.
“After that?”
“Give it a sec and there will be menus appearing. It’s like a query. It can be “Carrer opportunities, Lucky number and the one you need is…Love Match! Go on,..start!”
I pressed y thumb on the blinking glass and then the menus appeared. I entered “LOVE MATCH” and there was an instruction that I had to press some numbers. I did all that and then there was a notification for me to wait 60 seconds.
“Why sixty seconds?”
“Aw, c’mon, Maulana!! It detects E-V-E-R-Y-O-N-E’s personality. You gotta give it a break.”
“OK, but then what is going to appear on the screen?”
“Well,..it analyzes your personality and your expected or admired personality. Basically it will show a name of a person and her current location.”
“Cool!!! I can’t wait!”
“Well, not very long. Let’s do the countdown….now!”
“5, 4, 3, 2 ….1!”
“Maulana Surya Antara. CALIFORNIA. 00.
-Je-
a trip to save my soul
3:48 AM
Going to Toba Lake is a cure for me. I got lots of lots of lots of things in my mind that I decided to refresh myself. I went from Jakarta alone. Actually there is this one person I wish would join me but... Oh well,..
So the story goes. Capek banget di perjalanan. Bayangin aj rentetan kejadian berikut:
1. Dari Jkt naik Garuda nyampe di Medan jam 11. Ada temen yang katanya mau ngejemput tp sumtin came up and akhirnya gw harus naek taksi ke kotanya. Trus ada adegan nunggu travel segala. Jemput sana jemput sini (paling nggak penumpangnya kan bukan Jelangkung coz harus dijemput:) ), akhirnya jalan lah tu travel ke Parapat. Parapat itu pelabuhan yang bnyk kapalnya buat ke Samosir. Di travel, ada makhluk manis pas di sebelah gw. Yang pernah liat muka gw, bayangin aj muka gw jadi meraaaaaaaaaaaaah and bertanduk dua kanan n kiri kayak pake bando devil! Itu makhluk turun di daerah yang namanya Gajahmada. Pas dia bilang turun di daerah itu, gw langsung ngeliat ke temen gw and bilang "Lo terus aja deh ke Dantob."
Dan temen gw dengan kenceng sekencengnyaaaaaaaaaaa bilang "N lo turun di Gajahmada sini?"
Sumpah gw malu and langsung nunduk. Temen gw yang sok tiba-tiba sadar langsung ngeliat jendela sementara si makhluk,...g tau deh dia lg ngapain. Secara kan gw malu banget!!! Pas turun mau nyebrang, gw n temen gw ketawaaaaaaaaaaaaa gak brenti2.
2. Prosesi nyebrangnya seru banget. Kapal tradisionalnya namanya TUK TUK. Kayak di Thailand aja, ya. Temen gw narsis bgt and langsunglah foto2. Gw g narsis, cuma kan g enak masak temen gw foto2 tp gw nggak?(Besides, I rili need those captured memories).
Jadilah beberapa gambar2 hidup dan mati dengan pose mulai dari norak sampe norak banget.
3. Gw mendramatisir suasana (wats new?) pas kaki gw pertama kali nyentuh Samosir. Dooooooh,...pemandangannyaaaaaaaaaaaaaaa...sumpah gek keliatan apa2. Secara itu malem!!! Bis itu kita jalan lumayan lah sekalian cr warung buat makan. After that, langsung ke hotel and gw pikir kita bakal tidur,..ternyata nggak, sodara2! Yang ada, bis mandi (sumpah gw mandi jg) kita keluar kamar and stay di restaurant hotel itu. Ada wifi disana and asli kenceng banget wifinya. Padahal itu wifi di seberang pulau, loh!!!
4. Malem itu gw mutusin bobo duluan secara capek banget perjalanan. Besoknya,... semua orang yang gw temui bilang gw itu beruntung banget coz cuacanya di sana pas cerah!!! Gak kayak kemaren. And bagus banget pemandangan disana. Manjain mata banget deh. Seger luar dalem. Murah loh. Ayo cepet beli...Jamu Danau Toba! (kumat)
5. Pagi itu jeprat jepret kagak jelas tapi nekad. Bodohnya gw,...(gw uda ngaku bodoh, jadi jangan diperpanjang masalahnya, please. Tnx.---attchment ini untuk Mariskova.)gw gak bawa duit cukup. Padahal kan g ada ATM di samosir baik itu ATM yang berbahasa Indonesia maupun bahasa Samosir. Jadi kita siangnya balik lagi lah ke Parapat buat ngambil duit. tapi asik juga coz kita nyewa motor. 60rb sekayanya deh. Uda plus bensin pula. Jadi kan gak perlu kuatir kalo haus.
6. Di jalan bolak2 Parapat-Samosir, kita foto2 deh. Seruuuuuuuuuuuu. Ada adegan konyol2an (secara cuma itu yang gw bisa). Pas itu di tengah jalan, tepatnya di BUKIT KITE, kita brenti and ambil foto. Berhubung tema foto 3bulan ini buat gw adalah tema LONCAT, loncatlah gw kesana kemari kagak jelas. Ngambilnya pake mode continous yang br gw tau beberapa hari sebelumnya (thnx si Centil). Gara2 ada motor yang lewat, ada satu fioto yang artistik banget. Jadi posenya gw lag berdiri and ada motor di depan gw yang gambarnya blur coz yang naikin kan nggak ngerem. Temen gw ngiri.
"J, fotoin gwe kayak gini."
Dengan konsep simbiosis mutualisme yang gw pegang erat dalam hal foto-memfoto, gw lakuin lah. Temen gw uda pose jantan tak berguna gt, and beberapa motor juga mobil uda pada lewat dari jauh. Langsung lah gw pose standby moto. Tapi gw tunggu lama kok g ada apa2????? Ternyata mobil and motornya pada brenti nungguin gw moto. Kakakakakakakakakakakak. Temen gw n gw uda gak kuat ketawa kenceng baget sama mempersilakan para motorwan dan motorwati untuk lewat. Yang ada, pas mereka lewat, tetep aj gw fotoin. Hasilnya bukan muka temen gw, tp malah muka2 mereka yang gaya2 abis. Sumpah deh sopan banget orang disana!!!
7. Di Parapat, kita makan masakan khas daerah sana. Menurut KTP, namanya IKAN PARI ASIN. Enak deh. Manis gt rasanya. Duiouiuoiuoing!!!! Setelah kenyang, balik lah kita ke Samosir. Banyak banget monyet2 disana (please jangan pada tersinggung, ya).
Oia, ada tembok dengan ukiran bahasa Batak dan bahasa Indonesia yang bunyinya "Selamat Datang di Kabupaten Parapat". Langsung lah gw bilang ke temen gw:
"Kok Bahasa Bataknya 'Selamat Datang di Kabupaten Parapat' pendek banget?"
"Tuliasan bahasa Batak yang dibawah tulisan selamat datang itu artinya "Muda-Mudi Parapat."
"Oh,..."
8. Naympe di Samosir uda malem banget. Kita jalan kaki dengan usaha yang amat sangat tekun. Brentilah kita di warung terdekat yang kebetulan ada bule lagi nongkrong (kebelet kali ya) ngebir and ngelamun. We said "hello" and tau2, kita bertiga uda ngumpul ngambil satu gitar yang ada disana. Ketiganya saling ngetes pengetahuan musik yang akhirnya bikin gw narik kesimpulan dalam sebuah pertanyaan "Siapa bilang musik itu bahasa universal?" Secara dia nyebutin nama2 band yang kita kagak tau. Mungkin band itu sama dengan logat ya. Hehehehe. (Gw tau gw maksain kalimat sebelum ini).
Berjam-jam kita disitu, berbotol-botol bir kita buka, berjuta-juta gigitan nyamuk, kita gak bisa yang namanya nyanyiin satu lagu dari awal sampe akhir!!!
Sampe si Bule frustasi and bilang "Can we just finish one song?"
Dari gw ngeluarin iPod buat ngecek lagu2, dari temen gw genjreng sana genjreng sini (gitarnya sama jalan2????), dari dia ngetes nama2 band (yang dari masa depan kali ya?), kita akhirnya bisa nyelesain lagu dari awal sampe akhir. Nad lagu itu adalah: Everything I do I do it for you. (Cengeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeng!)
9. Bobo. Ngantuk!
10. Paginya seru banget! Nyemplunglah gw di danaunya. Eits, tp sebelum itu gw harus kepleset dulu karena pinggiran hotelnnya lumutan. Hahahahahahahaha.
Balik ke nyemplung, pas itu ada banyak banget orang. Satu keluarga ada yang lagi liburan. Ngbrol lah gw yang macem2. Tau2, ada salah satu anak kecil yang teriak ke papanya--yang kebetulan adalah cowok yang gw lg ajak ngbrol:
"Paaaaaaaaaaa pipiiiiiiiiiis."
"Oh,...mau pipis? Lagiiii? Ya uda dibuka celananya. Pipis disini."
"Mas, saya udahan dulu ya berendemnya. Harus check out."
"Oia, Mas,"
11.Sesi foto terjadi beberapa kali setelahnya. Gw nganggep itu sebagai celebration selamatnya gw dr llumuran cairan berbahaya yang datangnya dr generasi muda Indonesia di nomor 10 tadi yang setelahnya kita sebut sebagai pihak ketiga.
12. Time to go home. Gak home juag si sebenernya. Secara gw harus ke Medan buat kerja. Sampe disana ketemu orang2 kantor, komen mereka banyak banget. Salah satunya adalah "KOk sekarang iteman?"
"It's the tan!
Click here for some of my captures memories :)
So the story goes. Capek banget di perjalanan. Bayangin aj rentetan kejadian berikut:
1. Dari Jkt naik Garuda nyampe di Medan jam 11. Ada temen yang katanya mau ngejemput tp sumtin came up and akhirnya gw harus naek taksi ke kotanya. Trus ada adegan nunggu travel segala. Jemput sana jemput sini (paling nggak penumpangnya kan bukan Jelangkung coz harus dijemput:) ), akhirnya jalan lah tu travel ke Parapat. Parapat itu pelabuhan yang bnyk kapalnya buat ke Samosir. Di travel, ada makhluk manis pas di sebelah gw. Yang pernah liat muka gw, bayangin aj muka gw jadi meraaaaaaaaaaaaah and bertanduk dua kanan n kiri kayak pake bando devil! Itu makhluk turun di daerah yang namanya Gajahmada. Pas dia bilang turun di daerah itu, gw langsung ngeliat ke temen gw and bilang "Lo terus aja deh ke Dantob."
Dan temen gw dengan kenceng sekencengnyaaaaaaaaaaa bilang "N lo turun di Gajahmada sini?"
Sumpah gw malu and langsung nunduk. Temen gw yang sok tiba-tiba sadar langsung ngeliat jendela sementara si makhluk,...g tau deh dia lg ngapain. Secara kan gw malu banget!!! Pas turun mau nyebrang, gw n temen gw ketawaaaaaaaaaaaaa gak brenti2.
2. Prosesi nyebrangnya seru banget. Kapal tradisionalnya namanya TUK TUK. Kayak di Thailand aja, ya. Temen gw narsis bgt and langsunglah foto2. Gw g narsis, cuma kan g enak masak temen gw foto2 tp gw nggak?(Besides, I rili need those captured memories).
Jadilah beberapa gambar2 hidup dan mati dengan pose mulai dari norak sampe norak banget.
3. Gw mendramatisir suasana (wats new?) pas kaki gw pertama kali nyentuh Samosir. Dooooooh,...pemandangannyaaaaaaaaaaaaaaa...sumpah gek keliatan apa2. Secara itu malem!!! Bis itu kita jalan lumayan lah sekalian cr warung buat makan. After that, langsung ke hotel and gw pikir kita bakal tidur,..ternyata nggak, sodara2! Yang ada, bis mandi (sumpah gw mandi jg) kita keluar kamar and stay di restaurant hotel itu. Ada wifi disana and asli kenceng banget wifinya. Padahal itu wifi di seberang pulau, loh!!!
4. Malem itu gw mutusin bobo duluan secara capek banget perjalanan. Besoknya,... semua orang yang gw temui bilang gw itu beruntung banget coz cuacanya di sana pas cerah!!! Gak kayak kemaren. And bagus banget pemandangan disana. Manjain mata banget deh. Seger luar dalem. Murah loh. Ayo cepet beli...Jamu Danau Toba! (kumat)
5. Pagi itu jeprat jepret kagak jelas tapi nekad. Bodohnya gw,...(gw uda ngaku bodoh, jadi jangan diperpanjang masalahnya, please. Tnx.---attchment ini untuk Mariskova.)gw gak bawa duit cukup. Padahal kan g ada ATM di samosir baik itu ATM yang berbahasa Indonesia maupun bahasa Samosir. Jadi kita siangnya balik lagi lah ke Parapat buat ngambil duit. tapi asik juga coz kita nyewa motor. 60rb sekayanya deh. Uda plus bensin pula. Jadi kan gak perlu kuatir kalo haus.
6. Di jalan bolak2 Parapat-Samosir, kita foto2 deh. Seruuuuuuuuuuuu. Ada adegan konyol2an (secara cuma itu yang gw bisa). Pas itu di tengah jalan, tepatnya di BUKIT KITE, kita brenti and ambil foto. Berhubung tema foto 3bulan ini buat gw adalah tema LONCAT, loncatlah gw kesana kemari kagak jelas. Ngambilnya pake mode continous yang br gw tau beberapa hari sebelumnya (thnx si Centil). Gara2 ada motor yang lewat, ada satu fioto yang artistik banget. Jadi posenya gw lag berdiri and ada motor di depan gw yang gambarnya blur coz yang naikin kan nggak ngerem. Temen gw ngiri.
"J, fotoin gwe kayak gini."
Dengan konsep simbiosis mutualisme yang gw pegang erat dalam hal foto-memfoto, gw lakuin lah. Temen gw uda pose jantan tak berguna gt, and beberapa motor juga mobil uda pada lewat dari jauh. Langsung lah gw pose standby moto. Tapi gw tunggu lama kok g ada apa2????? Ternyata mobil and motornya pada brenti nungguin gw moto. Kakakakakakakakakakakak. Temen gw n gw uda gak kuat ketawa kenceng baget sama mempersilakan para motorwan dan motorwati untuk lewat. Yang ada, pas mereka lewat, tetep aj gw fotoin. Hasilnya bukan muka temen gw, tp malah muka2 mereka yang gaya2 abis. Sumpah deh sopan banget orang disana!!!
7. Di Parapat, kita makan masakan khas daerah sana. Menurut KTP, namanya IKAN PARI ASIN. Enak deh. Manis gt rasanya. Duiouiuoiuoing!!!! Setelah kenyang, balik lah kita ke Samosir. Banyak banget monyet2 disana (please jangan pada tersinggung, ya).
Oia, ada tembok dengan ukiran bahasa Batak dan bahasa Indonesia yang bunyinya "Selamat Datang di Kabupaten Parapat". Langsung lah gw bilang ke temen gw:
"Kok Bahasa Bataknya 'Selamat Datang di Kabupaten Parapat' pendek banget?"
"Tuliasan bahasa Batak yang dibawah tulisan selamat datang itu artinya "Muda-Mudi Parapat."
"Oh,..."
8. Naympe di Samosir uda malem banget. Kita jalan kaki dengan usaha yang amat sangat tekun. Brentilah kita di warung terdekat yang kebetulan ada bule lagi nongkrong (kebelet kali ya) ngebir and ngelamun. We said "hello" and tau2, kita bertiga uda ngumpul ngambil satu gitar yang ada disana. Ketiganya saling ngetes pengetahuan musik yang akhirnya bikin gw narik kesimpulan dalam sebuah pertanyaan "Siapa bilang musik itu bahasa universal?" Secara dia nyebutin nama2 band yang kita kagak tau. Mungkin band itu sama dengan logat ya. Hehehehe. (Gw tau gw maksain kalimat sebelum ini).
Berjam-jam kita disitu, berbotol-botol bir kita buka, berjuta-juta gigitan nyamuk, kita gak bisa yang namanya nyanyiin satu lagu dari awal sampe akhir!!!
Sampe si Bule frustasi and bilang "Can we just finish one song?"
Dari gw ngeluarin iPod buat ngecek lagu2, dari temen gw genjreng sana genjreng sini (gitarnya sama jalan2????), dari dia ngetes nama2 band (yang dari masa depan kali ya?), kita akhirnya bisa nyelesain lagu dari awal sampe akhir. Nad lagu itu adalah: Everything I do I do it for you. (Cengeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeng!)
9. Bobo. Ngantuk!
10. Paginya seru banget! Nyemplunglah gw di danaunya. Eits, tp sebelum itu gw harus kepleset dulu karena pinggiran hotelnnya lumutan. Hahahahahahahaha.
Balik ke nyemplung, pas itu ada banyak banget orang. Satu keluarga ada yang lagi liburan. Ngbrol lah gw yang macem2. Tau2, ada salah satu anak kecil yang teriak ke papanya--yang kebetulan adalah cowok yang gw lg ajak ngbrol:
"Paaaaaaaaaaa pipiiiiiiiiiis."
"Oh,...mau pipis? Lagiiii? Ya uda dibuka celananya. Pipis disini."
"Mas, saya udahan dulu ya berendemnya. Harus check out."
"Oia, Mas,"
11.Sesi foto terjadi beberapa kali setelahnya. Gw nganggep itu sebagai celebration selamatnya gw dr llumuran cairan berbahaya yang datangnya dr generasi muda Indonesia di nomor 10 tadi yang setelahnya kita sebut sebagai pihak ketiga.
12. Time to go home. Gak home juag si sebenernya. Secara gw harus ke Medan buat kerja. Sampe disana ketemu orang2 kantor, komen mereka banyak banget. Salah satunya adalah "KOk sekarang iteman?"
"It's the tan!
Click here for some of my captures memories :)
nyeseeeel
2:33 AM
Guys, rencananya sih pingin bikin celebration kecil2an karena blog ini uda nyampe 1000 lebih pengunjung (+ - di refresh sendiri :)) Tapi kayaknya telat. Hiks hiks,...nyesel :(


